Home  /  Wisata Sumatera  /  Aceh  / Gunung Burni Telong – Pesona Alam Yang Indah

Gunung Burni Telong – Pesona Alam Yang Indah


Gunung Burni Telong – Pesona Alam Yang Indah

Gunung Burni Telong yang dalam bahasa Indonesia berarti gunung yang terbakar, memiliki ketinggian hingga 2600 mdpl. Gunung ini masih aktif dan pada tanggal 7 Desember 1924 Gunung Burni Telong pernah meletus sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan di sekitarnya.

Gunung yang menawarkan panorama alam yang indah ini berlokasi di Kabupaten Bener Meriah. Lokasi gunung hanya berjarak sekitar 5 km dari Bandar Udara Rembele (RBL) dan ibukota Bener Meriah.

Di kaki Gunung Burni Telong terdapat banyak perkebunan kopi. Perkebunan kopi ini terkenal dengan nama perkebunan kopi Dataran Tinggi Gayo. Jenis kopi yang ditanam di perkebunan ini adalah kopi Arabica. Kopi Arabica merupakan salah satu spesies kopi yang rasanya sangat disukai oleh pecinta kopi dunia.

Dahulu, kopi hanya bisa ditemui di benua Afrika tepatnya di Ethiopia. Pedagang Arab memperdagangkan kopi dari Afrika ke benua Eropa. Oleh karena itu, kopi ini diberi nama kopi Arabica. Pada saat itu hanya para raja dan bangsawan saja yang bisa menikmati minuman kopi.

Monopoli pedagang Arab berakhir setelah Belanda membawa kopi ke Indonesia untuk dibudidayakan. Setelah itu, muncul istilah baru untuk minuman ini yaitu Java atau Mocha Java. Kemudian dari Indonesia kopi menyebar ke seluruh dunia.

kebun kopi

Penyebaran tersebut dimulai dari Belanda yang membawa kopi ke Perancis untuk penelitian di pusat pengembangan tanaman di Perancis. Kemudian Perancis mencoba untuk membudidayakan tanaman ini di Amerika Selatan. Sampai dengan saat ini Amerika Selatan menjadi wilayah penghasil kopi terbesar.

Kopi Arabica adalah kopi yang bisa tumbuh dengan baik di dataran tinggi sekitar 800 meter di atas permukaan laut. Jika ditanam di dataran rendah, kualitas dari kopi tersebut berkurang. Hal ini disebabkan karena biji kopi lebih cepat masak akibat dari cuaca yang panas, sehingga nutrisi yang terkandung di dalam biji kopi kurang berkualitas. Selain itu, kopi Arabica yang ditanam di dataran rendah mudah terserang hama karat daun.

Setelah dilakukan beberapa penelitian, saat ini telah tersedia spesies kopi yang bisa ditanam di dataran rendah dan anti hama karat daun. Kopi tersebut adalah kopi Robusta (berarti tangguh). Namun, jenis kopi ini kurang disukai oleh pecinta kopi di Eropa.

Apabila wisatawan ingin mendaki Gunung Burni Telong, akan lebih menyenangkan jika melewati jalur Edelweis. Jalur Edelweis adalah jalur yang banyak ditumbuhi oleh bunga Edelweis. Menurut masyarakat Gayo, bunga tersebut adalah bunga abadi. Bunga Edelweis merupakan bunga langka yang hanya bisa hidup di iklim dingin pada ketinggian sekitar 2000 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan ini adalah tumbuhan pelopor bagi tanah vulkanik muda.

edelweis

Bunga Edelweis atau Anaphalis Javanica atau bunga Senduro banyak tumbuh di pegunungan tinggi Indonesia. Tumbuhan ini dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 8 meter dan memiliki diameter batang sebesar kaki manusia.

Namun, umumnya tumbuhan ini memiliki tinggi tidak lebih dari 1 meter. Bunga ini bisa membentuk mikoriza bersama dengan jamur tanah tertentu dan secara efektif akar-akarnya akan merambat untuk mencari zat hara. Bunga Edelweis biasanya muncul pada bulan April hingga Agustus.

Bunga ini selain sebagai lambang cinta juga memiliki manfaat bagi kesehatan seperti meningkatkan sirkulasi darah, mengobati iritasi, melindungi kolagen, mencerahkan dan menghilangkan keriput di kulit. Berdasarkan penelitian, bunga ini mengandung fitokimia yang dapat memperlambat perkembangan radikal bebas.

Namun, bukan berarti dengan mengetahui manfaat dari bunga ini maka wisatawan yang mendaki dapat secara bebas memetiknya. Wisatawan tetap harus menjaga kelestarian lingkungan.

Pendakian gunung melalui jalur Edelweis dimulai dari simpang jalan Takengon-Bireuen sampai ke desa Bandar Lampahan Timang Gajah (lereng Gunung Burni Telong) dengan jarak 3 km. Hamparan perkebunan kopi menemani akan menemani perjalanan ini. Selain itu, terdapat juga kebun palawija, sayuran dan tembakau.

Setelah melewati lokasi perkebunan, perjalanan dilanjutkan dengan menempuh medan yang terjal. Wisatawan harus berhati-hati dan harus bekerjasama secara tim.

gunung burni telong

Setelah melewati jalur yang terjal ini, wisatawan akan menemukan sebuah gua. Gua tersebut bisa dijadikan sebagai tempat untuk beristirahat dan juga menginap. Apabila wisatawan telah merasa segar kembali, perjalanan untuk mendaki gunung bisa dilanjutkan. Sebelum mencapai puncak Gunung Burni Telong, wisatawan akan melihat pesona bunga Edelweis yang tumbuh di lereng gunung yang terjal.

Setelah sampai di puncak Gunung Burni Telong, pesona pohon pinus akan mendominasi pandangan wisatawan. Udara yang bersih dan segar, suasana alam yang hening akan memberikan kesan tersendiri bagi para pendaki.

Souvenir dan Kuliner Andalan Penduduk Lereng Gunung Burni Telong

Dataran Tinggi Gayo telah terkenal di dunia sebagai penghasil kopi Arabica berkualitas baik. Bahkan ada beberapa jenis kopi terbaik di dunia dengan cita rasa yang khas, dapat ditemukan di tempat ini.

Bagi wisatawan yang menyukai minum kopi, jangan sia-siakan kesempatan untuk merasakan beberapa jenis kopi terbaik di dunia sembari menikmati panorama alam yang indah dan berhawa sejuk. Selain itu, wisatawan juga bisa membeli kopi tersebut sebagai oleh-oleh dari Dataran Tinggi Gayo.

Saran

  1. Membawa perlengkapan yang berlebihan, tentunya akan menyulitkan bagi wisatawan selama pendakian, oleh karenanya disarankan agar wisatawan membawa perlengkapan secukupnya.
  2. Dikarenakan udara di sekitar gunung yang dingin, maka wisatawan jangan lupa untuk membawa jaket, sarung tangan dan kupluk.
  3. Bawalah makanan dan minuman secukupnya, sebagai bekal selama di perjalanan.
  4. Jangan lupa untuk membawa kamera, karena pesona alam yang indah di tempat wisata ini sangat layak untuk diabadikan.
  5. Sebaiknya wisatawan membawa obat-obatan secukupnya.
  6. Bagi wisatawan yang belum pernah mendaki ke Gunung Burni Telong, ada baiknya wisatawan berkonsultasi terlebih dahulu dengan penduduk setempat. Akan lebih baik jika wisatawan mengajak 1 atau 2 orang dari mereka untuk memandu wisatawan menuju ke puncak Gunung Burni Telong. Tentunya dengan kehadiran mereka, perjalanan menuju ke puncak gunung akan terasa lebih nyaman.
  7. Setelah wisatawan menikmati keindahan alam di puncak Gunung Burni Telong, wisatawan bisa menuju ke obyek wisata lainnya yang ada di Provinsi Aceh. Obyek wisata tersebut adalah sebuah danau yang luasnya seperti lautan. Danau ini dikenal dengan nama Danau Laut Tawar.

Untuk menuju ke puncak Gunung Burni Telong dapat dilakukan melalui dua arah. Pertama dari lereng barat daya melalui desa Bandar Lampahan Timang Gajah (jalur Edelweis), dan yang kedua melalui lereng tenggara melewati Kampung Sentral.

Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai ke puncak gunung adalah sekitar 4 jam. Selama perjalanan wisatawan harus menjaga kebersihan lingkungan dan tidak merusak kelestarian alam.

Please Share :

Related Post


Berwisata Ke Pulau Kemaro Palembang – Wisata Bahari Bersama Keluarga
Berwisata Ke Pulau Kemaro Palembang – Wisata Bahari Bersama Keluarga

Pulau Kemaro adalah sebuah delta kecil yang berada di perairan…

Menikmati Panorama Pantai Gapang – Indah dan Menawan
Menikmati Panorama Pantai Gapang – Indah dan Menawan

Pantai Gapang, belum banyak wisatawan yang mengetahui keindahan dari pantai…

Danau Laut Tawar – Pesona Laut di Dataran Tinggi Gayo
Danau Laut Tawar – Pesona Laut di Dataran Tinggi Gayo

Danau Laut Tawar merupakan obyek wisata danau yang mempesona. Selain…

17 Obyek Wisata di Palembang yang Patut Dikunjungi
17 Obyek Wisata di Palembang yang Patut Dikunjungi

Palembang, ibukota Provinsi Sumatera Selatan ini merupakan kota terbesar ke-2…





Add Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *