Home  /  Wisata Bali  / Kintamani – Obyek Wisata Pegunungan di Bali

Kintamani – Obyek Wisata Pegunungan di Bali


Kintamani – Obyek Wisata Pegunungan di Bali

Kintamani, sebuah obyek wisata pegunungan di pulau Bali dengan ketinggian sekitar 1500 m di atas permukaan air laut. Obyek wisata ini menawarkan sebuah pesona alam yang indah serta udara yang sejuk dan menyegarkan.

Liburan ke tempat wisata ini, dapat menjadi salah satu pilihan alternatif bagi wisatawan selama berada di Bali. Setelah puas dengan udara pantai yang panas, berkunjung ke Kintamani akan memberikan kesejukan dan kesegaran kepada para wisatawan.

Pesona hijau alam Kintamani sungguh sangat terasa sejuk di mata. Lokasi ini akan memberikan sebuah relaksasi alam yang dapat menghilangkan kepenatan. Suasananya yang sunyi, tentunya akan memberikan aroma liburan yang tenang, damai, nyaman dan bahagia.

Selain itu, di kawasan wisata ini juga terdapat sebuah danau yang indah. Danau tersebut dikenal dengan nama danau Batur. Danau Batur akan menyajikan keindahan panorama alam yang menawan dan berhawa dingin.

Apalagi ketika malam hari, udara di sekitar danau akan semakin terasa dingin. Danau yang berbentuk seperti bulan sabit ini, sering disebut oleh para wisatawan sebagai sebuah kaldera yang paling indah.

Di pinggir danau terdapat sebuah sumber mata air panas, yang lebih dikenal dengan nama obyek wisata Air Panas Toya Bungkah.

Semua keindahan alam Kintamani ini, dapat wisatawan nikmati dari sebuah tempat pemberhentian yang bernama Penelokan. Penelokan adalah bahasa Bali yang berarti melihat-lihat.

Sembari menikmati pesona alam yang cantik, di tempat ini telah tersedia beberapa restoran. Wisatawan dapat mencobanya agar dapat merasakan kelezatan dari jajanan khas penduduk setempat.

liburan ke kintamani

Bagi wisatawan yang ingin menuju ke tepi danau, wisatawan harus melewati jalan menurun dan berbelok-belok. Sepanjang perjalanan akan tersajikan pemandangan alam gunung Batur yang sangat indah, dan wisatawan akan menjumpai bongkahan bebatuan lava yang telah membeku. Ini dapat menjadi sebagai sebuah bukti bahwa gunung ini pernah meletus pada tahun 1917.

Dari danau ini, wisatawan bisa menyewa perahu untuk menyebrang ke desa Trunyan. Sebelum naik ke atas perahu, semua penumpang wajib memakai jaket keselamatan. Di desa Trunyan wisatawan dapat berkunjung ke sebuah wisata kuburan.

Desa Trunyan memiliki nama lain yaitu Bali Mula dan Bali Aga. Desa ini termasuk dalam salah satu dari beberapa desa tua yang ada di pulau Bali. Penduduk desa masih sangat menjaga tradisi dari nenek moyang, salah satu tradisi tersebut adalah tradisi penguburan mayat.

Mayat di desa ini hanya dibungkus menggunakan kain, lalu diletakkan di atas tanah, dilindungi oleh “ancak saji” (anyaman dari bambu dengan bentuk khusus) yang ditegakkan mengelilingi mayat.

Satu hal yang unik, walaupun mayat tidak dikubur di dalam tanah, namun mayat tersebut tidak mengeluarkan bau. Menurut penduduk setempat, bau mayat telah dihilangkan oleh pohon taru menyan, yang tumbuh besar di lokasi pemakaman.

Tradisi ini terjadi karena konon dahulu keharuman pohon taru menyan tersebar hingga ke pulau Jawa. Keharumannya membuat raja yang berkuasa pada saat itu merasa khawatir, takut daerahnya akan diserang.

Oleh karena itu, raja memerintahkan agar mayat penduduk desa tidak dikubur di dalam tanah, agar dapat menetralisir harumnya pohon taru menyan. Tradisi tersebut masih dijalankan oleh penduduk setempat sampai dengan sekarang.

Di sebelah utara Kintamani, terdapat pura yang bernama Pura Ulun Danu Batur. Sebuah pura yang termasuk dalam salah satu pura penting di pulau Bali. Pura ini berlokasi di dekat desa Batur.

sunrise di gunung batur

Bagi wisatawan yang memiliki hobi mendaki gunung, di tempat wisata ini wisatawan juga bisa melakukan pendakian ke gunung Batur. Di sana wisatawan akan menjumpai keindahan matahari terbit dari atas gunung.

Agar tidak mengalami kesulitan pada saat mendaki, wisatawan dapat meminta pengawalan dari kelompok pemandu lokal atau agen wisata yang siap untuk memandu para wisatawan menuju ke puncak gunung Batur.

Transportasi ke Kintamani

Obyek wisata Kintamani berjarak sekitar 67 km dari kota Denpasar, tepatnya di kec. Kintamani, kabupaten Bangli, Bali. Membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan untuk menuju ke sana.

Memasuki wilayah kabupaten Bangli, wisatawan akan disambut dengan panorama indah alam desa, perkebunan, persawahan, dan juga beberapa rumah tradisional Bali.

Untuk menuju ke sana, wisatawan bisa menggunakan taksi, namun akan mengeluarkan biaya yang cukup besar. Akan lebih baik jika wisatawan menyewa mobil atau motor, karena dengan biaya yang lebih murah wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke tempat wisata menarik lainnya.

Selain rental mobil atau motor, juga terdapat pilihan lain yaitu mengambil sebuah paket wisata yang banyak ditawarkan oleh beberapa agen wisata yang ada di Bali. Tarif yang mereka tawarkan sangat kompetitif, dan umumnya dalam satu paket wisata, wisatawan akan mengunjungi beberapa tempat wisata.

Untuk bisa masuk ke obyek wisata Kintamani, wisatawan harus mengeluarkan uang sebesar Rp 10.000/wisatawan, dan biaya parkir mobil Rp 5.000/mobil di Penelokan.

Pada saat wisatawan menuju ke danau Batur, maka wisatawan akan dikenakan kembali biaya parkir mobil sebesar Rp 5.000/mobil.

Fasilitas Obyek Wisata Kintamani

Obyek wisata ini telah menyediakan beberapa fasilitas untuk memberikan kepuasan kepada seluruh wisatawan yang berkunjung.

Beberapa fasilitas tersebut yaitu:

  1. Di sekitar obyek wisata tersedia beberapa penginapan berupa hotel berbintang dan home stay. Wisatawan bebas untuk memilih penginapan yang sesuai dengan keinginan, tentunya masing-masing penginapan memiliki kelebihan tersendiri sesuai dengan harga yang ditawarkan.
  2. Untuk urusan kuliner, di daerah Penelokan tersedia beberapa restoran dan warung makan yang menyajikan aneka menu lezat yang sangat menggugah selera. Suasana alam yang dingin, pastinya akan membuat para wisatawan begitu menikmati aneka makanan yang dihidangkan.
  3. Tersedia beberapa toko souvenir yang menjual aneka produk khas Kintamani.

Saran

  1. Jangan lupa membawa jaket atau sejenisnya, karena udara di Kintamani dapat membuat badan menjadi menggigil.
  2. Bagi wisatawan yang berencana mengambil paket wisata, wisatawan harus selektif dalam memilih beberapa paket wisata yang ditawarkan oleh para agen wisata, agar mendapatkan harga paket yang ekonomis dan dengan pelayanan yang bagus.

Kintamani selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Tempat wisata ini memiliki beberapa obyek wisata yang sangat indah dan wajib untuk dikunjungi.

Please Share :

Related Post


Taman Ujung – Sebuah Istana Air Yang Cantik di Pulau Bali
Taman Ujung – Sebuah Istana Air Yang Cantik di Pulau Bali

Taman Ujung merupakan sebuah istana air yang cantik di Pulau…

Kebun Raya Bedugul – Kebun Raya Eka Karya Bali
Kebun Raya Bedugul – Kebun Raya Eka Karya Bali

Kebun Raya Bedugul merupakan sebuah kebun botani yang berlokasi di…

Tips Liburan Ke Pulau Bali – Merencanakan Liburan Yang Menyenangkan
Tips Liburan Ke Pulau Bali – Merencanakan Liburan Yang Menyenangkan

Liburan merupakan sebuah kegiatan untuk bersantai sembari menikmati keindahan alam…

Pantai Suluban – Blue Point Beach In Bali
Pantai Suluban – Blue Point Beach In Bali

Pantai Suluban atau biasa disebut oleh wisatawan asing Blue Point…





Add Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *