Home  /  Wisata Jawa  / Berwisata ke Museum Sonobudoyo Yogyakarta

Berwisata ke Museum Sonobudoyo Yogyakarta


Berwisata ke Museum Sonobudoyo Yogyakarta

Apakah Anda pecinta keris? Jika iya, wisatawan harus mengunjungi Museum Sonobudoyo. Namun, meskipun Anda bukan pecinta keris, Anda tentu akan dibuat terkagum – kagum dengan aneka ragam koleksi keris yang berada di Museum Sonobudoyo.

Karena terdapat kurang lebih 1000 jenis keris yang dapat wisatawan lihat di dalam museum. Keris – keris ini berasal dari seluruh penjuru Indonesia.

keris-museum sonobudoyoKoleksi tersebut sebagian besar adalah sumbangan dari Java Institut. Java Institut sebenarnya adalah institut mengenai kebudayaan, yang berdiri pada tahun 1919 di Solo.

Setelah kemerdekaan Indonesia, museum ini diserahkan untuk dikelola Pemerintah DIY.

Meskipun dahulu museum ini sempat dikelola oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, pada akhirnya Museum Sonobudoyo diserahkan kembali ke Pemerintah DIY sebagai pemegang otonomi daerah.

Selain keris juga terdapat Wesi Budha, sebuah benda yang bisa Anda lihat pada saat wisatawan masuk ke museum ini. Wesi Budha merupakan bahan utama pembuat keris yang digunakan pada tahun 700 Masehi, yaitu pada jaman Kerajaan Hindu Mataram.

Disamping Wesi Budha, terdapat juga peralatan persenjataan, rumah tangga, dan kerajinan lainnya yang dipakai pada masa peradaban tempo dulu.

Setelah puas pada bagian depan, ketika Anda masuk ke dalam, wisatawan akan disuguhi dengan koleksi keris dalam jumlah yang terbatas. Namun meskipun terbatas, keris tersebut sudah mewakili jenis keris yang ada di dalam museum.

topeng-museum sonobudoyo

Tidak hanya dari pulau Jawa, Museum Sonobudoyo ini juga memiliki koleksi keris dari Madura, Sumatera, dan pulau lainnya.

Aneka keris dari luar Jawa misalnya keris dari Aceh atau disebut Rencong, keris dari Kalimantan atau Mandau, dan lain-lain yang memiliki kekhasan tersendiri.

Masih belum puas? Silahkan berkunjung ke Ruang Koleksi. Ruang Koleksi ini bisa Anda temukan di belakang perpustakaan museum. Selain melihat aneka ragam keris dari seluruh penjuru nusantara, terdapat juga aksesoris dan juga tangkai keris.

Koleksi keris yang ditampilkan umumnya berasal dari luar Yogyakarta, hal ini dikarenakan adanya larangan memiliki keris Yogyakarta lebih dari koleksi Keraton Yogyakarta sendiri.

Daya tarik keris itu sendiri juga bisa muncul dari tangkai – tangkai keris yang memiliki desain yang unik dengan berbagai bentuk. Misalnya berbentuk manusia lengkap dengan badannya, tangkai dengan kepala manusia, tangkai singa, ular naga, dan lainnya.

Setiap tangkai keris tersebut memiliki arti tersendiri sesuai dengan penggambaran sang pembuat.

Selain tangkai keris, dipamerkan juga ragam pendok keris yang sangat banyak, hingga mencapai jumlah ratusan. Pendok keris merupakan alat yang memiliki fungsi sebagai pelindung keris, atau sarung keris.

museum sonobudoyo yogyakartaWalaupun beraneka ragam, namun pada umumnya tidak banyak hiasan atau bentuk dari pendok tersebut. Pendok ini pada umumnya hanya dihias dengan ukiran untuk menambah nilai estetika.

Akan tetapi tidak semua koleksi akan ditampilkan di museum ini, karena terdapat banyak Keris Pusaka yang harus disimpan secara khusus pada tempat koleksi khusus dan tidak terbuka untuk umum.

Satu hal yang menyenangkan jika wisatawan berkunjung bersama dengan keluarga ke Museum Sonobudoyo yaitu tidak hanya keris yang dapat Anda lihat, karena di museum ini juga terdapat aneka buku, topeng, batik, kapak batu, batik, wayang dan lain-lain.

Baca : Museum Keraton Yogyakarta

Transportasi Menuju ke Museum Sonobudoyo

Bagi wisatawan yang berminat untuk berkunjung, Anda tidak akan kesulitan untuk mencari alamat Museum Sonobudoyo. Museum ini beralamat di Jalan Trikora 6 Yogyakarta, lebih tepatnya berada di seberang alun-alun Utara Yogyakarta.

Wisatawan dapat menggunakan alat transportasi pribadi maupun umum untuk menuju ke museum.

Tiket masuk ke dalam Museum Sonobudoyo ini juga sangat murah, yaitu hanya sebesar Rp 2.500,00 untuk anak-anak, Rp 3.000,00 untuk orang dewasa, dan Rp 5.000,00 untuk wisatawan asing.

Museum Sonobudoyo buka sejak pukul 08.00 sampai 15.30 setiap hari Senin sampai dengan Sabtu, dan tutup pada hari Minggu atau hari libur lainnya.

Please Share :

Related Post


Menelusuri Kecantikan Candi Prambanan di Yogyakarta
Menelusuri Kecantikan Candi Prambanan di Yogyakarta

Candi Prambanan adalah salah satu candi peninggalan dari abad ke-10…

Semanggi Surabaya Salah Satu Kuliner Khas Surabaya
Semanggi Surabaya Salah Satu Kuliner Khas Surabaya

Liburan ke Surabaya bersama dengan keluarga atau kerabat akan menjadi…

Malioboro – Jantung Keramaian Kota Yogyakarta
Malioboro – Jantung Keramaian Kota Yogyakarta

Malioboro adalah nama sebuah jalan di Kota Yogyakarta yang paling…

3 Wisata Goa di Yogyakarta
3 Wisata Goa di Yogyakarta

Bagi wisatawan yang sedang berlibur bersama dengan keluarga ke Yogyakarta,…





Add Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *