Home  /  Wisata Sumatera  /  Aceh  / Pergi Berwisata Ke Aceh

Pergi Berwisata Ke Aceh


Pergi Berwisata Ke Aceh

Di ujung pulau sumatera terdapat sebuah provinsi yang diberi nama Aceh. Provinsi ini berdiri pada tanggal 07 Desember 1956. Ibu kota provinsi Aceh adalah Banda Aceh dengan jumlah penduduk sekitar 4 jt 500 rb jiwa.

Perbatasan Aceh di sebelah utara adalah Teluk Benggala, di sebelah barat adalah Samudra Hindia, di sebelah selatan berbatasan dengan provinsi Sumatera Utara dan di sebelah timur berbatasan dengan Selat Malaka.

Rumah Adat Aceh

Rumah adat Aceh atau lebih dikenal dengan nama Rumoh Atjeh (Rumah Aceh) adalah bangunan dengan bentuk yang seragam, dimana hampir semua bentuknya adalah persegi panjang.

Rumah adat Aceh memanjang dari timur ke barat sehingga memudahkan dalam menentukan arah kiblat. Rumah ini adalah rumah panggung dengan tinggi lantai sekitar 2 m.

Rumah Aceh terdiri dari 3 bagian utama dan 1 bagian tambahan.

Pembagian ruang tersebut yaitu :

1. Serambi depan (seuramoe keue)

Serambi depan berfungsi sebagai ruang tamu yang terbentang sepanjang rumah.

2. Serambi tengah (seuramoe teungoh)

Serambi tengah berfungsi sebagai ruang penghubung yang terdapat diantara dua kamar tidur.

3. Serambi belakang (seuramoe likot)

Serambi belakang berfungsi sebagai ruang keluarga dan bisa juga dipakai sebagai ruang dapur. Di dalam ruangan ini berkumpul anggota keluarga (khususnya wanita), untuk mengasuh anak dan juga melakukan kegiatan seperti jahit menjahit, menganyam tikar, dan sebagainya.

4. Rumah dapur (rumoh dapu) sebagai bagian tambahan

Sebuah ruangan yang dipakai untuk kegiatan memasak. Di dalam ruangan ini terdapat perlengkapan dapur, peralatan masak-memasak, dan bahan-bahan makanan.

Jika wisatawan pergi berwisata ke Aceh, jangan lupa untuk berkunjung ke rumah Aceh, karena akan memberikan pengalaman edukasi yang akan memperkaya pengetahuan.

pakaian adat aceh

Pakaian Adat Aceh

Pakaian adat Aceh sangat dipengaruhi dengan budaya Islam.

Berikut penjelasan mengenai pakaian adat Aceh :

Linto Baro (Pakaian Adat Tradisional Laki-laki Aceh) :
  1. Pria memakai baju jas dengan leher tertutup atau Beje Meukasah. Terdapat sulaman keemasan pada krah baju.
  2. Celana panjang yang digunakan diberi nama Cekak Musang.
  3. Sebuah kain sarung (Ija Lamgugap) yang terbuat dari sutra yang disongket. Kain tersebut akan dilipat di pinggang untuk memberikan kesan gagah.
  4. Pada pinggang laki-laki terselip sebuah rencong atau siwah yang berkepala emas/perak.
  5. Meukeutop atau kopiah dipakai sebagai penutup kepala.
  6. Tenunan Tangkulok atau Tompok yang terbuat dari emas dililitkan pada Meukeutop. Tompok adalah hiasan bintang persegi 8, bertingkat dan terbuat dari logam mulia.
Dara Baro (Pakaian Adat Tradisional Perempuan Aceh) :
  1. Wanita Aceh memakai baju kurung berlengan panjang sampai sepinggul. Memiliki krah baju khas Cina yang unik.
  2. Sarung (Ija Pinggang) yang bercorak emas dan celana Cekak Musang dilipat sampai dengan lutut.
  3. Memakai perhiasan yaitu : gelang kaki, ikat pinggang (Pending) yang berwarna emas, gelang tangan, kalung (Kula) dan anting.
  4. Rambut wanita disanggul kecil dan dihiasi dengan hiasan kecil bercorak bunga.

Tarian Aceh

Aceh memiliki banyak tarian tradisional. Hal ini disebabkan karena di Aceh terdapat 10 suku bangsa. Tarian Aceh yang terkenal secara nasional maupun internasional adalah Tari Saman Dan Tari Rateb Meuseukat.

tari saman

Tari Saman

Tari Saman adalah sebuah tarian suku Gayo (Gayo Lues). Pada saat merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat, Tari Saman akan ditampilkan.

Bahasa Gayo adalah bahasa yang digunakan dalam Syair Tari Saman. Syekh Saman, ulama dari Gayo Aceh Tenggara adalah orang yang menciptakan dan mengembangkan Tari Saman.

Pada Sidang ke-6 Komite Antar-Pemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Tak Benda UNESCO yang diselenggarakan di Bali pada tanggal 24 November 2011. UNESCO menetapkan Tari Saman sebagai Daftar Representatif Budaya Tak Benda Warisan Manusia.

Makna Tari Saman adalah berisi tentang pendidikan, keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan dan kebersamaan.

Tari Rateb Meuseukat

Tari Rateb Meuseukat adalah salah satu tarian Aceh yang berasal dari suku Aceh. Anak Teungku Abdurrahim alias Habib Seunagan (Nagan Raya) adalah orang yang menciptakan gerak dan gaya tarian Rateb Meuseukat.

Sedangkan Syair atau Rateb pada tarian ini diciptakan oleh Teungku Chik di Kala, seorang ulama di Seunagan pada abad ke XIX.

Tari Rateb Meuseukat dikenal dengan keindahan, kedinamisan dan kecepatan gerakannya.

Perbedaan Tari Saman dan Tari Rateb Meuseukat adalah :
  1. Tari Saman menggunakan bahasa Gayo, sedangkan Tari Rateb Meuseukat menggunakan bahasa Aceh.
  2. Tari Saman dibawakan oleh laki-laki, sedangkan Tari Rateb Meuseukat dibawakan oleh perempuan.
  3. Tari Saman tidak diiringi oleh alat musik, sedangkan Tari Rateb Meuseukat diiringi oleh alat musik, yaitu rapa’i dan geundrang.

Selain 2 Tarian Diatas, Berikut Beberapa Tarian Lainnya Dari Daerah Aceh :

Tarian Suku Aceh

  1. Tari Laweut
  2. Tari Likok Pulo
  3. Tari Pho
  4. Tari Ranup lam Puan
  5. Tari Rapa’i Geleng
  6. Tari Ratoh Duek
  7. Tari Seudati
  8. Tari Tarek Pukat
  9. Tarian Suku Gayo
  10. Tari Bines
  11. Tari Didong
  12. Tari Guel
  13. Tari Munalu
  14. Tari Turun Ku Aih Aunen
  15. Tarian Suku Alas
  16. Tari Mesekat
  17. Tarian Suku Melayu Tamiang
  18. Tari Ula-ula Lembing

Pariwisata di Aceh

Ada banyak tempat wisata yang menarik di provinsi Aceh dan sangat layak untuk dikunjungi selama wisatawan pergi berwisata ke Aceh.

pergi berwisata ke aceh

Tempat Wisata Tersebut Yaitu:

  1. Masjid Raya Baiturrahman
  2. Museum Tsunami Aceh
  3. Museum Aceh
  4. Wisata Alam Ke Pulau Weh
  5. Pulau Bangkaru, Pulau seribu penyu
  6. Gunung Seulawah Agam ( Aceh Besar )
  7. Gunung Burni Telong ( Bener Meriah )
  8. Danau Laut Tawar ( Aceh Tengah )
  9. Pantai Lampuuk ( Aceh Besar )
  10. Pantai Kuala Merisi ( Aceh Jaya )
  11. Air Terjun Lhoong (Aceh Besar)
  12. Air Terjun 17 Tingkat (Aceh Tamiang)
  13. Air Terjun Blang Kolam ( Aceh Utara )
  14. Wisata Pemandian Air Dingin Di Lhok Pawoh

Setelah lelah berwisata mata, tentunya wisata perut juga tidak boleh ketinggalan. Aceh memiliki kuliner yang sangat lezat untuk disantap.

Berikut Kami Sajikan Kuliner Khas Aceh :

Makanan Khas Aceh

  1. Ayam Tangkap
  2. Nasi Guri
  3. Mie Aceh
  4. Sie Masak Puteh
  5. Kuwah Pliek U
  6. Kuwah Beulangong
  7. Bu Sie Itek
  8. Eungkot Kayee
  9. Sie Reubeouh Cuka
  10. Bu Briani
  11. Bubur Kanji Rumbi
  12. Sate Matang
  13. Sambai Udeueng
  14. Beulacan
  15. Tumeh Tirom
  16. Martabak Telor
  17. Boh Itek Masen

Kue Khas Aceh

  1. Boh Rom-Rom
  2. Bhoi
  3. Timphan
  4. Keukarah
  5. Roti Cane
  6. Bakpia Sabang
  7. Rujak Aceh

Minuman Khas Aceh

  1. Kopi Aceh
  2. Sanger

Betapa indahnya negeri Aceh. Bagi wisatawan yang berencana untuk pergi berwisata ke Aceh, wisatawan tidak akan kecewa karena di sana ada banyak tempat wisata yang menarik.

Obyek wisata tersebut menawarkan sebuah pesona alam yang menawan. Oleh karena itu, berlibur di provinsi Aceh akan memberikan sebuah kebahagiaan bagi para wisatawan, karena dapat melepaskan penat ataupun lelah akibat dari rutinitas pekerjaan.

Please Share :

Related Post


Berkunjung Ke Museum Balaputra Dewa Palembang – Wisata Sejarah di Palembang
Berkunjung Ke Museum Balaputra Dewa Palembang – Wisata Sejarah di Palembang

Berkunjung Ke Museum Balaputra Dewa Palembang bersama dengan keluarga pastinya…

Masjid Cheng Ho Palembang – Wisata Religi di Kota Palembang
Masjid Cheng Ho Palembang – Wisata Religi di Kota Palembang

Masjid Cheng Ho Palembang merupakan sebuah masjid yang didirikan dengan…

Air Terjun Pria Laot – Pesona Yang Tersembunyi
Air Terjun Pria Laot – Pesona Yang Tersembunyi

Pergi berwisata ke pulau Weh tidak hanya berlibur di tepi…

Gunung Seulawah Agam – Wisata Ke Aceh Besar
Gunung Seulawah Agam – Wisata Ke Aceh Besar

Gunung Seulawah Agam berlokasi di Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar,…





Add Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *