Home  /  Wisata Bali  / Pondok Pekak Ubud – Mengasah Kreativitas Anak-Anak

Pondok Pekak Ubud – Mengasah Kreativitas Anak-Anak


Pondok Pekak Ubud – Mengasah Kreativitas Anak-Anak

Berwisata ke pulau Bali merupakan pilihan yang sangat tepat bagi wisatawan. Pulau yang terkenal dengan keindahan obyek wisata pantai, tidak hanya akan menyajikan keindahan alam pantai saja, namun juga seni dan budaya yang unik dan menarik.

Kreativitas para seniman Bali terus berkembang mengikuti perkembangan zaman tetapi tetap menjaga tradisi budaya. Hampir semua daerah di Bali memiliki tempat wisata yang dapat memikat hati para wisatawan untuk segera mengunjunginya.

suasana pondok pekak ubudBerlokasi di daerah pegunungan yang berhawa sejuk, Pondok Pekak Ubud atau Pondok Pekak Library Learning Centre Ubud, merupakan tempat yang tepat bagi wisatawan untuk belajar mengenai seni dan budaya Bali.

Bahkan, wisatawan juga bisa belajar bahasa asing, seperti bahasa Inggris, Belanda, Jerman, Italia, Perancis, dan Indonesia.

Umumnya, wisatawan yang sering berkunjung ke tempat ini adalah wisatawan asing bersama dengan anaknya.

Awalnya, tujuan pendirian Pondok Pekak Ubud adalah sebagai sebuah perpustakaan yang memberikan pengetahuan mengenai lingkungan. Para pengunjung yang datang adalah ekspatriat bersama dengan anak-anaknya.

Mereka memilih tempat ini karena Pondok Pekak Ubud merupakan tempat yang tenang dan nyaman untuk belajar. Seiring dengan berjalannya waktu, Pondok Pekak Ubud telah berkembang menjadi sebuah alternatif wisata di Ubud Bali yang selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan baik domestik maupun luar negeri.

Tidak seperti pada perpustakaan umum lainnya, di tempat ini para wisatawan yang berkunjung dapat mempelajari beberapa alat musik tradisional, seni tari, seni ukir, pembuatan topeng, bernyanyi dengan beberapa bahasa, mempelajari bahasa Indonesia, memecahkan teka-teki, dan sebagainya.

Pondok Pekak Ubud juga menyediakan aneka buku pengetahuan yang bermanfaat bagi orang dewasa maupun anak-anak dengan berbagai bahasa, seperti bahasa Indonesia, Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Belanda, dan lain-lain.

pondok pekak ubud

Koleksi buku yang dimiliki mencapai lebih dari 10.000 buah, terdiri dari buku bahasa, sastra, antropologi, filosofi, sejarah, politik, dan masih banyak lagi.

Bahkan, Pondok Pekak Ubud juga sering digunakan sebagai tempat pementasan dan pelatihan yang berkaitan dengan kesenian dan kebudayaan, seperti pentas seni tari, gambelan (alat musik khas Bali), dan pembacaan puisi.

Semuanya ini tentu sangat baik bagi anak-anak, karena bisa merangsang kreativitas mereka sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

Beberapa kegiatan usaha Pondok Pekak Ubud, yaitu :

  1. Pondok ini membuka kelas tari tradisional, belajar seni lukis, belajar seni ukir, dan belajar memainkan alat musik gambelan.
  2. Pondok Pekak Ubud membuka kursus bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.
  3. Pondok Pekak Ubud sebagai tempat belajar bernyanyi A Cappella? bagi orang dewasa, dan untuk anak-anak belajar bernyanyi multi bahasa.
  4. Pondok Pekak Ubud juga berfungsi sebagai sebuah toko buku yang menjual buku baru dan juga buku bekas. Bahkan toko buku ini sering memberikan diskon terutama jika ada kegiatan besar di Ubud.
  5. Pondok ini juga menyediakan fasilitas internet berbayar.

Dengan beberapa kelebihan yang dimiliki oleh Pondok Pekak Ubud, wajar jika tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan.

Selain mereka membawa anak-anak liburan ke pantai, pegunungan, museum, dan lainnya, mereka juga menyempatkan diri untuk berkunjung ke Pondok Pekak Ubud agar bisa memberikan tambahan pengetahuan kepada anak-anak mereka.

seni ukir buah

Pondok Pekak Ubud bukanlah sebuah tempat yang terkesan mewah, karena pengembangan tempat belajar ini tergantung dari dana sumbangan para wisatawan yang berkunjung.

Namun dengan segala keterbatasannya, Pondok ini dapat menyajikan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan.

Sejarah Pondok Pekak Ubud

Pendiri dari Pondok Pekak Ubud adalah seorang wanita yang berasal dari Helena, Montana, Amerika Serikat, yang bernama Laurie Billington. Laurie datang ke Bali pada tahun 1990, memiliki 2 orang anak hasil pernikahan dengan seorang pemuda Bali yang bernama Made Sumendra.

Laurie adalah seorang wanita yang gemar membaca. Kesulitan yang dialaminya untuk mendapatkan buku bacaan, membuat dia berinisiatif untuk membangun sebuah perpustakaan kecil di rumahnya.

Perpustakaan tersebut berisi beberapa buku koleksinya. Selain menggunakan bahasa Inggris, juga terdapat beberapa buku yang menggunakan bahasa Indonesia, Jepang, Jerman, Belanda, Perancis, dan Italia.

Pada tahun 1995, perpustakaan tersebut dibuka untuk umum, dan nama “Pekak” adalah nama dari kakek suami Laurie yaitu Pekak Mangku.

Hal ini tidak terlepas dari kegiatan semasa hidup Pekak Mangku yang memiliki hobi membaca, belajar serta ringan tangan (suka membantu). Sampai saat ini, lahan yang digunakan untuk bangunan Pondok Pekak Ubud adalah milik Pekak Mangku. Dahulu lahan ini adalah sebuah sawah.

Transportasi Menuju ke Pondok Pekak Ubud

Pondok Pekak Ubud berlokasi di Jl. Monkey Forest, Ubud, dekat dengan lapangan sepakbola. Bagi wisatawan yang sedang berlibur di Ubud, tidak sulit untuk mencari tempat ini.

Wisatawan bisa menggunakan jasa taksi, menyewa mobil atau motor.

Jika wisatawan menyewa mobil atau motor, agar tidak mengalami kesulitan selama perjalanan, wisatawan bisa memanfaatkan GPS atau bertanya kepada penduduk setempat yang terkenal ramah dan sopan.

Pondok Pekak Ubud, perpustakaan serta tempat belajar seni dan budaya yang tenang, nyaman dan menyenangkan. Tempat ini dirancang dengan konsep belajar sambil bermain, sehingga anak-anak betah berada di sini. Mereka menikmati aneka permainan yang pastinya akan menambah pengetahuan dan keterampilan.

Orang dewasa juga menyukai tempat ini, karena selain mereka bisa memperhatikan anak-anak belajar, mereka juga bisa membaca aneka buku pengetahuan atau majalah yang tersedia di perpustakaan.

Bahkan ada beberapa orang dewasa yang mencoba untuk memainkan alat musik tradisional Bali. Pihak pengelola Pondok Pekak Ubud juga memberikan izin bagi wisatawan yang berminat untuk meminjam buku.

Please Share :

Related Post


Wahana Waterbom Park Bali – Wahana Air Terbaik di Asia
Wahana Waterbom Park Bali – Wahana Air Terbaik di Asia

Wahana Waterbom Park Bali merupakan taman rekreasi air  terbesar di…

Perak Celuk – Produk Dari Desa Pengrajin Perak dan Emas di Bali
Perak Celuk – Produk Dari Desa Pengrajin Perak dan Emas di Bali

Siapa yang tak mengenal kerajinan perak asal Kotagede,Yogyakarta. Di Bali…

Kintamani – Obyek Wisata Pegunungan di Bali
Kintamani – Obyek Wisata Pegunungan di Bali

Kintamani, sebuah obyek wisata pegunungan di pulau Bali dengan ketinggian…

Taman Margarana – Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana
Taman Margarana – Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana

Salah satu obyek wisata sejarah di Pulau Bali yang sering…





Add Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *