Home  /  Wisata Sumatera  /  Palembang  / Berwisata Ke Pulau Kemaro Palembang – Wisata Bahari Bersama Keluarga

Berwisata Ke Pulau Kemaro Palembang – Wisata Bahari Bersama Keluarga


Berwisata Ke Pulau Kemaro Palembang – Wisata Bahari Bersama Keluarga

Pulau Kemaro adalah sebuah delta kecil yang berada di perairan Sungai Musi dengan jarak sekitar 6,5 km dari Jembatan Ampera. Penduduk setempat memberikan nama “Kemaro” pada pulau ini disebabkan karena delta kecil tersebut selalu kering.

Walaupun dalam keadaan pasang, pulau tersebut tetap tidak memiliki air. Sehingga pulau yang sering didatangi oleh wisatawan ini nampak seperti terapung di atas Sungai Musi.

Bagi masyarakat Tionghoa di Palembang, Pulau Kemaro merupakan tempat yang spesial. Di pulau ini telah dibangun vihara dan pagoda 9 lantai. Umumnya, pemeluk agama Budha yang berkunjung ke Pulau Kemaro selain untuk beribadah mereka juga akan berziarah.

prasasti pulau kemaroPada saat acara Tahun Baru Imlek atau Cap Go Meh, Pulau Kemaro akan semakin ramai dikunjungi oleh etnis Tionghoa dan juga penduduk lokal.

Untuk mencapai Pulau Kemaro, wisatawan dapat menyewa perahu motor dari kawasan wisata Benteng Kuto Besak.

Walaupun tempat wisata ini lebih dekat untuk dicapai dari Intirub, namun hanya sebagian kecil dari wisatawan lokal yang berangkat ke Pulau Kemaro melalui dermaga sederhana di kawasan Intirub.

Adapun alasan mereka memilih awal keberangkatan dari kawasan wisata Benteng Kuto Besak adalah :
  1. Kawasan wisata Benteng Kuto Besak merupakan salah satu lokasi wisata favorit di Kota Palembang. Selain menawarkan pesona alam indah di tepi sungai, di dekat kawasan wisata ini terdapat museum dan monumen yang sering dikunjungi oleh wisatawan.

Obyek wisata tersebut adalah Museum Sultan Mahmud Badaruddin II dan Monumen Perjuangan Rakyat (MONPERA).

Disamping itu, di kawasan wisata Benteng Kuto Besak wisatawan tidak akan kesulitan untuk mencari restoran yang menyajikan aneka kuliner khas Palembang.

Biasanya sebelum berangkat ke Pulau Kemaro, selain berkunjung ke museum dan monumen, mereka juga bisa berwisata kuliner terlebih dahulu di tempat wisata ini.

pulang dari pulau kemaro

  1. Perjalanan bahari dengan menggunakan perahu motor dari Benteng Kuto Besak menuju ke Pulau Kemaro dapat memberikan hiburan yang menyenangkan bagi wisatawan. Perahu motor atau perahu “ketek” akan melintas di bawah Jembatan Ampera. Kesempatan ini tidak akan disia-siakan untuk mengabadikan momen indah tersebut.
  2. Setelah puas berwisata di Pulau Kemaro, wisatawan biasanya akan meninggalkan pulau pada sore hari menjelang tenggelamnya matahari. Suasana perjalanan menuju ke Benteng Kuto Besak dengan menggunakan perahu motor pastinya akan terasa lebih menyenangkan.

Sesaat sebelum tiba di dermaga, wisatawan akan melihat indahnya Jembatan Ampera menjelang tenggelamnya matahari. Sang pengemudi perahu motor telah mengerti dengan apa yang diinginkan oleh wisatawan.

Beliau akan mengurangi laju dari perahu motor untuk memberikan kesempatan kepada wisatawan menikmati momen indah tersebut.

pagoda pulau kemaroBerwisata ke Pulau Kemaro dapat menjadi salah satu liburan yang menyenangkan di Kota Palembang bersama dengan keluarga.

Selain wisatawan bisa menikmati wisata bahari di perairan Sungai Musi, setelah sampai di Pulau Kemaro Anda bisa menikmati suasana santai sembari berfoto di depan pagoda 9 lantai.

Di pulau ini, juga terdapat pohon yang disebut dengan nama “Pohon Cinta”. Pohon tersebut merupakan sebuah simbol cinta sejati antara dua bangsa dan budaya pada masa Kerajaan Palembang.

Setelah lelah berjalan-jalan mengelilingi Pulau Kemaro, tidak lengkap rasanya jika belum menikmati kesegaran dari es kelapa muda di beberapa warung sederhana sekitar Pulau Kemaro. Selain es kelapa muda, juga tersedia aneka minum lainnya.

Legenda Pulau Kemaro

suasana pulau kemaroMungkin ada sebagian dari wisatawan yang sudah pernah mendengar legenda dari pulau ini. Cerita tentang Pulau Kemaro berawal pada sekitar abad XIV.

Pada masa Kerajaan Palembang, seorang putri raja yang bernama Siti Fatimah dilamar oleh seorang saudagar dari etnis Tionghoa.

Saudagar tersebut bernama Tan Bun An. Pada suatu waktu, Siti Fatimah diajak oleh Tan Bun An menuju ke tanah Tiongkok untuk bertemu dengan orangtuanya. Setelah beberapa waktu di sana, Tan Bun An beserta dengan Siti Fatimah pamit pulang menuju ke Palembang.

Sebelum berangkat, mereka diberi hadiah berupa tujuh buah guci. Ketika sampai di perairan Sungai Musi, Tan Bun An ingin melihat hadiah apa yang diberikan oleh orangtuanya. Pada saat dibuka, Tan Bun An merasa kecewa dan kaget karena isi dari guci tersebut hanyalah sayuran sawi asin. Tanpa berpikir panjang, Tan Bun An segera membuang guci tersebut ke sungai.

Pada saat akan membuang guci yang ketujuh, tanpa sengaja guci tersebut jatuh di dek kapal. Ternyata di dalam guci tersimpan banyak hadiah. Menyesali dengan apa yang telah diperbuatnya, Tan Bun An segera terjun ke Sungai Musi untuk mencari keenam guci yang telah ia buang.

Seorang pengawal juga ikut terjun ke sungai untuk membantunya. Setelah ditunggu beberapa saat, kedua orang tersebut tidak juga muncul ke permukaan. Melihat kejadian ini, Siti Fatimah juga ikut terjun ke Sungai Musi untuk menolong suami tercinta. Namun, ketiga orang tersebut tidak juga muncul ke permukaan.

Menurut penduduk setempat, setelah terjadinya peristiwa ini muncullah sebuah pulau yang kemudian dikenal dengan nama Pulau Kemaro. Di sana juga terdapat makam sang putri dan untuk mengenangnya maka dibangunlah kuil.

berwisata ke pulau kemaro palembang

Transportasi Menuju Ke Pulau Kemaro Palembang

Bagi wisatawan yang ingin berwisata ke Pulau Kemaro, di kawasan wisata Benteng Kuto Besak telah tersedia beberapa perahu motor yang siap untuk mengantarkan Anda ke sana. Harga sewa perahu motor tersebut sekitar Rp 150 ribu pp.

Ada sebagian wisatawan bisa mendapatkan harga sewa perahu yang lebih murah. Semua tergantung dari kepandaian Anda dalam menawar harga. Satu perahu motor dapat mengangkut hingga 10 orang.

Kawasan wisata Benteng Kuto Besak berada di Jln. Sultan Mahmud Badaruddin II, dekat dengan Jembatan Ampera. Wisatawan bisa menggunakan angkutan umum jurusan Ampera untuk menuju ke lokasi wisata ini.

Bagi Anda yang ingin memakai jasa taksi, nomor telepon taksi Blue Bird di Kota Palembang adalah 0711 – 36 1111 atau 0711 – 36 6450.

Saran

  1. Sebaiknya wisatawan membawa payung untuk berjaga-jaga jikalau hujan turun.
  2. Memakai topi dan kacamata hitam akan membuat Anda merasa lebih nyaman.
  3. Di Pulau Kemaro tidak terdapat mesin ATM, oleh karena itu bawalah uang tunai secukupnya untuk bertransaksi atau hanya sekedar untuk melepaskan dahaga di salah satu warung sederhana yang berada di pulau ini.
  4. Kota Palembang terkenal dengan kerajinan songketnya yang sangat indah. Bagi Anda yang sedang berlibur di Palembang, sediakanlah waktu untuk berkunjung ke Sentra Kerajinan Songket Tanggo Buntung.

Kawasan tersebut merupakan pusat kerajinan songket yang berada di kota ini. Jika wisatawan sedang beruntung, pemilik toko akan mengizinkan Anda untuk melihat proses pembuatan songket.

Please Share :

Related Post


Museum Aceh
Museum Aceh

Pada tanggal 31 Juli 1915, yaitu pada zaman pemerintahan Hindia…

Pantai Kuala Merisi – Pesona Pantai di Aceh Jaya
Pantai Kuala Merisi – Pesona Pantai di Aceh Jaya

Provinsi Aceh memiliki beberapa pantai yang indah dengan karakteristik tersendiri…

Air Terjun Lhoong – Pesona Air Terjun Di Aceh Besar
Air Terjun Lhoong – Pesona Air Terjun Di Aceh Besar

Aroma hutan yang masih alami, kicau burung yang saling bersahutan,…

Air Terjun 17 Tingkat – Keindahan Alam Air Terjun Sangka Pane
Air Terjun 17 Tingkat – Keindahan Alam Air Terjun Sangka Pane

Pergi berwisata ke Aceh tidak hanya mengunjungi wisata pantainya yang…





Add Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *