Home  /  Wisata Bali  / Tanah Lot – Keindahan Sunset di Pulau Bali

Tanah Lot – Keindahan Sunset di Pulau Bali


Tanah Lot – Keindahan Sunset di Pulau Bali

Tanah Lot, sebuah obyek wisata yang indah di Pulau Bali terutama pada saat tenggelamnya matahari. Kondisi alamnya sangat berbeda dengan Pantai Kedonganan karena di tepi pantai banyak dihiasi dengan batu-batu karang. Selain itu, pada obyek wisata ini terdapat 2 buah pura. Satu pura terletak di atas batu besar dan pura lainnya terletak di atas sebuah tebing. Pura ini merupakan salah satu Pura Kahyangan Jagat di Pulau Bali.

Selain sebagai tempat yang sakral, obyek wisata ini juga menawarkan keindahan panorama alam pantai yang menawan. Sebuah pesona alam yang sangat dinantikan oleh para wisatawan.

wisata bali di tanah lotTerutama menjelang tenggelamnya matahari, tempat ini mulai ramai dipadati oleh para wisatawan, tidak hanya wisatawan lokal, wisatawan mancanegara juga banyak yang datang ke obyek wisata Tanah Lot.

Mereka mulai menelusuri tepi pantai, berjalan di atas batu-batu karang menuju ke pura atau ke sebuah tempat yang berlokasi di sebelah kiri pura. Dari lokasi tersebut suasana sunset akan terlihat lebih indah.

Ada beberapa wisatawan berdiri di atas bongkahan batu karang yang lebih besar agar bisa menghasilkan foto yang lebih bagus. Tidak salah jika tempat ini sering dijadikan sebagai salah satu lokasi favorit untuk foto prewedding.

Ombak di pantai Tanah Lot cukup besar dan tidak henti-hentinya menghantam batu karang. Pecahan buih-buih air membuat suasana menjadi lebih segar. Hembusan angin pantai yang ramah membuat para wisatawan merasa nyaman selama menikmati keindahan sunset.

Setelah matahari hilang berganti malam, air laut secara perlahan mulai pasang. Ini adalah saatnya bagi wisatawan untuk meninggalkan tempat tersebut. Melewati batu-batu karang yang mulai basah terkena air laut.

Pada saat pasang, Pura Tanah lot akan dikelilingi oleh air laut. Sehingga membuat pura ini tampak seperti mengapung di lautan.

Pura yang memiliki pesona alam yang indah ini akan semakin ramai dikunjungi pada saat hari raya Odalan. Hari raya tersebut diperingati setiap 210 hari, berdekatan dengan perayaan hari raya Galungan dan Kuningan. Pada saat ini wisatawan dapat menyaksikan penduduk Bali bersembahyang di Pura Tanah Lot.

Di bawah pura terdapat goa yang dihuni oleh beberapa ular laut. Ular tersebut dipercaya sebagai penjaga pura dengan ciri-ciri warnanya hitam, berbelang kuning serta berekor pipih. Konon berdasarkan sebuah cerita, ular tersebut merupakan jelmaan dari selendang sang pendiri pura.

Selain ular, di bawah Pura Tanah Lot juga terdapat mata air suci. Sebuah mata air tawar yang berada di lautan dan dialirkan ke goa. Penduduk Bali meyakini bahwa mata air ini dapat digunakan untuk pembersihan diri dengan cara meminum dan membasuh diri menggunakan air suci tersebut.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Tanah Lot, untuk bisa masuk ke dalam lokasi pura, wisatawan harus membeli tiket seharga Rp 15.000/orang.

pesona tanah lot

Selama perjalanan dari tempat parkir hingga menuju ke area pura wisatawan akan berjumpa dengan beberapa toko seni yang menjual berbagai macam hasil kerajinan seni khas Bali seperti baju, celana, kain bali, sandal, perhiasan, patung, lukisan, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Wisatawan dapat singgah sebentar di toko-toko tersebut untuk membeli aneka produk kerajinan khas Bali dengan harga yang terjangkau.

Selain itu, di tempat ini juga tersedia warung makan yang telah menyajikan aneka makanan dan minuman yang sangat menggugah selera. Wisatawan bisa mencobanya untuk merasakan kenikmatan hasil olahan makanan dan minuman khas obyek wisata Bali ini, sembari menyaksikan keindahan panorama alamnya yang menawan.

Sekilas Sejarah Tanah Lot

Tanah Lot berasal dari dua buah kata yaitu “Tanah” yang berarti batu karang dan “Lot” yang artinya adalah laut. Jadi Tanah Lot adalah tanah atau batu karang yang berada di tengah laut.

Pura Tanah Lot didirikan oleh seorang pendeta Hindu dari kerajaan Majapahit yang bernama Danghyang Nirartha pada abad ke-15.

tanah lotPada saat Danghyang Nirartha berhasil menguatkan kepercayaan penduduk setempat mengenai ajaran agama Hindu, pemimpin suci (Bendesa Beraban) di tempat tersebut merasa tersaingi.

Lalu Bendesa Beraban menyuruh Danghyang Nirartha untuk pergi dari Tanah Lot. Danghyang Nirartha tidak menentang permintaan tersebut, namun sebelum beliau pergi meninggalkan Tanah Lot, dengan segala kekuatannya dia memindahkan sebuah bongkahan batu besar ke tengah pantai.

Di atas bongkahan batu tersebut didirikan pura dan beliau mengubah selendangnya menjadi ular untuk menjaga pura. Ular tersebut masih ada sampai dengan saat ini. Melihat kehebatan Danghyang Nirartha, Bendesa Beraban merasa takjub, kemudian dia menjadi pengikut agama Hindu.

Transportasi Menuju Ke Tanah Lot

Untuk menuju ke Tanah Lot, wisatawan harus menempuh jarak sekitar 20 km dari Kota Denpasar atau 13 km di sebelah barat kota Tabanan. Lokasi wisata ini berada di Desa Beraban, Kec. Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali.

Wisatawan bisa menyewa mobil atau motor sebagai alat transportasi untuk menuju ke tempat wisata ini. Harga sewa mobil di Bali sekitar Rp 200.000/hari, sedangkan harga sewa motor antara Rp 50.000-75.000/hari.

Selain itu, wisatawan bisa mengambil sebuah paket wisata yang ditawarkan oleh beberapa agen wisata atau agen perjalanan di Pulau Bali. Wisatawan harus selektif dalam memilih beberapa tawaran paket tersebut agar mendapatkan paket yang menyenangkan dengan biaya yang murah.

Fasilitas

Obyek wisata Tanah Lot telah dikelola secara profesional, tersedia beberapa fasilitas umum yang dapat memberikan kepuasan bagi wisatawan yang berkunjung.

Beberapa fasilitas tersebut antara lain :

  1. Tersedia lahan yang cukup luas untuk parkir kendaraan.
  2. Tersedia beberapa penginapan dengan variasi standar harga.
  3. Tersedia warung makan atau restoran yang menyajikan aneka menu makanan
  4. Bagi wisatawan yang ingin berbelanja, pasar seni di tempat wisata ini telah menyediakan aneka produk kerajinan khas Bali.
  5. Beberapa fasilitas umum lainnya seperti toilet, pusat informasi bagi pengunjung, keamanan, dan lain-lain.

Penginapan Di Sekitar Obyek Wisata Tanah Lot

Beberapa penginapan telah berdiri di sekitar obyek wisata ini. Wisatawan bisa beristirahat di penginapan tersebut dan menikmati aneka fasilitasnya yang menarik.

Beberapa penginapan tersebut antara lain :

  1. D’Sawah Luxury Villas

Jl. Pantai Kedungu, Kediri, Tabanan, Bali.

  1. The Luku Boutique Villa and Gallery

Jl. Pantai Nyanyi, Tanah Lot, Kediri, Tabanan, Bali.

  1. Hotel Coco Tanah Lot

Area Pura Tanah-Lot, Kediri, Tabanan, Bali.

  1. Bali Hai Dream Villa

Jl. Pantai Nyanyi, Tanah-Lot, Kediri, Tabanan, Bali.

  1. Pan Pacific Nirwana Bali Resort

Jl. Raya Tanah-Lot-Desa Beraban, Kediri, Tabanan, Bali.

Saran

  1. Wisatawan jangan lupa untuk menggunakan krim tabir surya agar kulit terlindungi dari panasnya sinar matahari.
  2. Selain berwisata ke Tanah Lot, selagi berada di kabupaten Tabanan wisatawan bisa berkunjung ke Alas Kedaton. Ini adalah sebuah tempat wisata yang menawarkan panorama hutan yang asri dan menyejukkan. Di samping itu, di lokasi wisata ini wisatawan dapat berinteraksi dengan kera/monyet.
Please Share :

Related Post


Kintamani – Obyek Wisata Pegunungan di Bali
Kintamani – Obyek Wisata Pegunungan di Bali

Kintamani, sebuah obyek wisata pegunungan di pulau Bali dengan ketinggian…

Wisata Tanjung Benoa – Surga Wisata Air di Bali
Wisata Tanjung Benoa – Surga Wisata Air di Bali

Tanjung Benoa, sebuah perkampungan nelayan yang berkembang menjadi tempat wisata…

Taman Kupu-kupu Tabanan – Surga Bagi Pecinta Kupu-kupu
Taman Kupu-kupu Tabanan – Surga Bagi Pecinta Kupu-kupu

Taman Kupu-kupu Tabanan adalah surga bagi para pecinta kupu-kupu. Hewan…

Wisata Monkey Forest – Cagar Alam Bagi 340 Ekor Monyet di Ubud
Wisata Monkey Forest – Cagar Alam Bagi 340 Ekor Monyet di Ubud

Obyek wisata Monkey Forest berlokasi di daerah Ubud. Tempat ini…





Add Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *