Home  /  Wisata Jawa  /  Jawa Timur  / 6 Obyek Wisata Di Bojonegoro Yang Patut Dikunjungi – Wisata Bojonegoro

6 Obyek Wisata Di Bojonegoro Yang Patut Dikunjungi – Wisata Bojonegoro


6 Obyek Wisata Di Bojonegoro Yang Patut Dikunjungi – Wisata Bojonegoro

Hingga saat ini, Kabupaten Bojonegoro terkenal sebagai salah satu daerah yang menghasilkan aneka kerajinan yang terbuat dari kayu jati. Hal ini tidak terlepas dari keberadaan hutan jati yang luas di wilayah ini. Kayu-kayu jati tersebut dikerjakan oleh para pengrajin profesional menjadi beragam furniture baik indoor maupun outdoor. Selain itu, terdapat juga pengrajin yang menggunakan media tanah liat.

Bagi Anda yang sedang berada di Kab. Bojonegoro, selain mencoba kelezatan ledre rasa pisang dan salak wedi (salak manis dan terasa berpasir), sempatkanlah juga untuk berkunjung ke beberapa obyek wisata di Bojonegoro.

Berikut 6 Obyek Wisata di Bojonegoro yang Patut Dikunjungi :

wisata di bojonegoro1. Kayangan Api

Obyek wisata di Bojonegoro ini bernama Kayangan Api yaitu api abadi yang tidak pernah padam walaupun hujan.

Lokasi wisata ini berada sekitar 25 km dari pusat Kota Bojonegoro, tepatnya di Desa Sendangharjo, Kec. Ngasem, Kab. Bojonegoro.

Fenomena alam ini terjadi karena terdapat gas alam yang keluar dari dalam tanah. Api Kayangan Bojonegoro adalah yang terbesar di Asia Tenggara.

Berdasarkan cerita penduduk setempat, konon Mpu Supa atau Mbah Kriyo Kusumo bersemayam di lokasi wisata ini. Beliau adalah seseorang yang ahli dalam membuat aneka alat pertanian dan benda-benda pusaka.

Selain Kahyangan Api, di kawasan ini juga terdapat wisata lainnya yaitu sumber mata air yang berbau belerang dan dikenal dengan nama Blukuthuk. Jika dari jauh Blukuthuk tampak panas, namun setelah disentuh yang terasa justru hawa dingin.

Perjalanan menuju ke tempat wisata ini tidak akan terasa membosankan, karena wisatawan akan disuguhkan dengan hijau panorama alam hutan jati.

Waduk Pacal2. Waduk Pacal

Selain fungsinya sebagai irigasi ribuan hektar persawahan, Waduk Pacal juga merupakan tempat yang asyik untuk bersantai bersama dengan keluarga.

Waktu yang tepat untuk berkunjung ke tempat wisata ini adalah pada saat musim hujan, karena Waduk Pacal akan dipenuhi oleh air sehingga nampak seperti sebuah danau.

Disamping menikmati pesona alam waduk yang asri, biasanya wisatawan juga dapat memancing ikan. Bagi Anda yang tidak suka memancing, dengan menyewa perahu nelayan wisatawan akan dibawa berlayar mengelilingi luasnya waduk.

Beberapa fasilitas pendukung yang tersedia di kawasan wisata ini antara lain areal parkir, persewaan perahu, kedai makan, dan sebagainya.

Waduk Pacal dibangun oleh Belanda pada tahun 1924, dan diresmikan di tahun 1933. Walaupun telah berumur cukup tua, waduk ini masih dapat berfungsi. Namun, saat ini Waduk Pacal hanya sanggup menampung air hingga 21 juta m3, padahal pada saat baru dibangun dapat menampung hingga 41 juta m3.

Apabila Anda ingin berkunjung ke Waduk Pacal, obyek wisata di Bojonegoro ini berjarak sekitar 30 km dari pusat kota, yaitu di Desa Kedungsumber, Kec. Temayang, Kab. Bojonegoro. Selama di perjalanan menuju ke waduk, wisatawan akan ditemani oleh panorama alam hutan yang sejuk di mata.

Bendungan Gerak3. Bendungan Gerak

Bendungan Gerak berada pada aliran Sungai Bengawan Solo dan berfungsi untuk mengendalikan air agar tidak banjir.

Selain itu, bendungan ini juga dimanfaatkan sebagai irigasi persawahan, dan sumber air bagi industri & rumah tangga.

Biasanya tempat wisata ini akan ramai dikunjungi ketika sore hari untuk bersantai di tepi bendungan, melepaskan penat setelah beraktivitas selama seharian.

Obyek wisata di Bojonegoro ini berlokasi di Desa Ngringinrejo, Kec. Kalitidu & Kec. Trucuk, Kab. Bojonegoro.

Agrowisata Kebun Belimbing Bojonegoro4. Agrowisata Kebun Belimbing

Apakah Anda senang makan buah belimbing?

Jika iya, di Kabupaten Bojonegoro terdapat Agrowisata Kebun Belimbing.

Obyek wisata di Bojonegoro ini berlokasi dekat dengan Bendungan Gerak yaitu di Desa Ngringinrejo, Kec. Kalitidu, kurang lebih 14 km dari pusat kota.

Kebun Belimbing di kawasan wisata ini memiliki luas sekitar 19,3 hektar. Jenis belimbing yang ditanam adalah “belimbing madu” dimana rasanya sangat manis dan warnanya sungguh menarik yaitu kuning keemasan.

Setiap wisatawan yang berkunjung diperbolehkan untuk memetik belimbing dan memakannya secara gratis. Apabila Anda ingin membeli buah tersebut sebagai oleh-oleh, harganya sekitar Rp 8000/kg untuk ukuran jumbo.

Selain itu, terdapat juga aneka olahan belimbing dengan cita rasa yang lezat seperti kerupuk belimbing, air sari belimbing, sirup belimbing, dan ada juga selai belimbing.

Tirta Wana Dander5. Tirta Wana Dander

Obyek wisata di Bojonegoro ini adalah sebuah taman wisata dimana terdapat lapangan golf, hutan jati, dan kolam renang.

Tirta Wana Dander akan semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan pada saat akhir pekan dan musim libur sekolah.

Arti dari nama “Tirta Wana” adalah sumber air yang berada di dalam hutan. Sedangkan “Dander” adalah nama desa dimana obyek wisata ini berada.

Selain bermain golf dan berenang, wisatawan dapat menyaksikan pesawat buatan Belanda yang jatuh pada masa lalu di taman ini. Pesawat tersebut tidak diperbaiki, dan masih sama kondisinya seperti pada saat setelah jatuh.

Setelah lelah beraktivitas, Anda bisa bertamasya ke tamannya yang asri dan berhawa sejuk, bersama dengan keluarga atau teman menyantap bekal yang dibawa. Namun, apabila wisatawan tidak membawa bekal, janganlah khawatir karena di kawasan wisata ini juga terdapat warung makan yang telah menyajikan aneka menu yang lezat.

Tirta Wana Dander terletak di Desa Dander, Kec. Dander, Kab. Bojonegoro. Obyek wisata ini berjarak kurang lebih 12 km di sisi selatan Kota Bojonegoro.

Kelenteng Hok Swie Bio6. Kelenteng Hok Swie Bio

Klenteng Hok Swie Bio merupakan tempat ibadah bagi umat Tri Darma.

Ciri khas dari tempat ini adalah warnanya yang didominasi oleh warna merah dan ornamen kepala naga.

Selain itu, di dalam Kelenteng terdapat beberapa lukisan di atas kertas dengan menggunakan tinta hitam. Lukisan-lukisan tersebut menceritakan legenda dari negeri Tiongkok.

Pada saat Hari Raya Imlek, Klenteng Hok Swie Bio akan semakin ramai oleh pengunjung. Mereka yang berkunjung adalah peziarah dari wilayah Bojonegoro dan sekitarnya.

Obyek wisata religi di Bojonegoro ini berada di Jln. Jaksa Agung Suprapto, Nomor 58, Kab. Bojonegoro.

Setelah wisatawan mengunjungi beberapa tempat wisata di Bojonegoro, sempatkanlah juga untuk menikmati aneka wisata di Jombang. Terutama bagi Anda yang menyukai buah durian, di Kampung Durian Jombang terdapat aneka jenis buah durian yang lezat.

Please Share :

Related Post


10 Obyek Wisata Di Trenggalek Yang Patut Dikunjungi
10 Obyek Wisata Di Trenggalek Yang Patut Dikunjungi

Kabupatan Trenggalek berada di wilayah pesisir selatan Provinsi Jawa Timur.…

5 Obyek Wisata Di Magetan Yang Patut Dikunjungi – Wisata Magetan
5 Obyek Wisata Di Magetan Yang Patut Dikunjungi – Wisata Magetan

Kabupaten Magetan juga dikenal dengan nama Kota Kaki Gunung. Hal…

5 Obyek Wisata Di Madiun Yang Patut Dikunjungi – Wisata Madiun
5 Obyek Wisata Di Madiun Yang Patut Dikunjungi – Wisata Madiun

Jika berkunjung ke kota Madiun maka tak lengkap rasanya apabila…

9 Obyek Wisata Di Banyuwangi Yang Patut Dikunjungi – Wisata Banyuwangi
9 Obyek Wisata Di Banyuwangi Yang Patut Dikunjungi – Wisata Banyuwangi

Banyuwangi – sebuah kabupaten di Jawa Timur yang memiliki beberapa…





Add Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *