Home  /  Wisata Jawa  /  Jawa Timur  / 20 Obyek Wisata Di Surabaya yang Patut Dikunjungi

20 Obyek Wisata Di Surabaya yang Patut Dikunjungi


20 Obyek Wisata Di Surabaya yang Patut Dikunjungi

Surabaya – Ibukota Provinsi Jawa Timur ini merupakan kota terbesar kedua di Indonesia dan juga dikenal sebagai Kota Pahlawan. Nama dari kota Surabaya berasal dari kata Sura dan Baya atau Suro dan Boyo dalam bahasa Jawa yang artinya adalah ikan hiu dan buaya. Dua hewan air terkuat inilah yang menjadi simbol dari Kota Surabaya.

Selain terkenal dengan aneka kulinernya yang lezat, juga terdapat beberapa obyek wisata di Surabaya yang sering dikunjungi oleh wisatawan.

Berikut Beberapa Obyek Wisata di Surabaya :

Tugu Pahlawan1. Tugu Pahlawan

Tujuan dari pembangunan Tugu Pahlawan adalah untuk menghormati para pejuang Surabaya yang telah gugur di dalam pertempuran melawan Belanda dan tentara sekutu pada tanggal 10 November 1945.

Tugu yang bentuknya menyerupai “lingga/paku terbalik” memiliki ketinggian hingga 41,15 meter.

Pada bagian dari badan tugu terdapat lengkungan-lengkungan yang berjumlah 10 lengkungan dan memiliki 11 ruas. Sedangkan di bagian bawah monumen wisatawan bisa menemukan simbol api perjuangan yaitu ukiran Trisula dengan gambar Cakra, Samba, dan Padma.

Bagi Anda yang berkunjung ke Tugu Pahlawan Surabaya, selain melihat kokohnya tugu dari sisi luar, ada baiknya jika wisatawan mencoba untuk masuk ke dalam museumnya. Museum tersebut bernama Museum 10 November. Berbagai bukti sejarah mengenai peristiwa 10 November 1945 dapat Anda saksikan di dalam museum.

Obyek wisata di Surabaya ini berada dekat dengan Kantor Pemprov Jawa Timur yaitu di Jalan Pahlawan, Kelurahan Alun-Alun Contong, Kec. Bubutan, Surabaya.

House of Sampoerna2. House of Sampoerna

House of Sampoerna adalah salah satu obyek wisata di Surabaya yang wajib untuk dikunjungi. Lokasi tempat wisata ini berada di Jalan Sampoerna 6, Krembangan Utara.

Dahulu, gedung yang saat ini masih berfungsi untuk memproduksi rokok Dji Sam Soe adalah sebuah panti asuhan yang dibangun oleh Belanda.

Pada tahun 1932, Liem Seeng Tee (pendiri Sampoerna) membeli gedung tersebut untuk difungsikan sebagai pabrik rokok Sampoerna yang pertama.

Selama berada di kawasan wisata House of Sampoerna, wisatawan bisa berkunjung ke museumnya. Di sana terdapat aneka koleksi seperti lukisan, korek api, mesin cetak, kendaraan kuno, dan sebagainya. Selain itu, Anda juga diizinkan untuk melihat para pekerja membuat rokok.

Sebelum pulang, wisatawan bisa beristirahat sebentar di sebuah kafe yang berada di sisi kiri dari gedung utama (museum dan pabrik rokok). Di tempat tersebut juga terdapat galeri seni yang menjual aneka produk unik dan cantik.

jembatan merah3. Jembatan Merah

Jembatan Merah – saksi bisu perjuangan rakyat Surabaya melawan pasukan sekutu. Obyek wisata di Surabaya ini dibangun oleh Belanda pada tanggal 11 November 1743.

Pada masa itu, Jembatan Merah memegang peranan penting karena menghubungkan kawasan Kalimas dan Gedung Residensi.

Di sisi bagian barat adalah hunian bagi bangsa Eropa, dan di sebelah timur merupakan pemukiman etnis Arab, Cina, dan Melayu.

Saat ini, di sekitar Jembatan Merah masih terdapat beberapa bangunan bersejarah peninggalan bangsa Belanda. Selain itu, juga berdiri sebuah pusat perbelanjaan yang dikenal dengan nama Jembatan Merah Plaza.

Walaupun telah berumur puluhan tahun, Jembatan Merah masih dapat difungsikan untuk menghubungkan Jalan Kembang Jepun dan Jalan Rajawali.

jembatan suramadu4. Jembatan Suramadu

Sebelum Jembatan Suramadu dibangun, penyebrangan dari Surabaya menuju ke Pulau Madura harus menggunakan transportasi air.

Jembatan yang memiliki panjang hingga 5.500 meter ini merupakan jembatan terpanjang di Indonesia.

Dengan adanya Jembatan Suramadu tentunya dapat mempercepat perjalanan dari Surabaya menuju ke Madura.

Selain fungsinya sebagai penghubung antara 2 daratan, Jembatan Suramadu juga merupakan salah satu obyek wisata di Surabaya yang sering dikunjungi oleh wisatawan.

Biasanya mereka akan melakukan perjalanan wisata ke Pulau Madura sembari menyaksikan keindahan panorama alam pada saat berada di atas jembatan. Lokasi tempat wisata ini berada di kawasan Jalan Kedung Cowek, Surabaya.

obyek wisata di surabaya5. Monumen Kapal Selam

Obyek wisata di Surabaya ini berada di pusat kota dan berdampingan dengan pusat perbelanjaan Surabaya Plaza yaitu di Jalan Pemuda.

Kapal selam yang terdapat pada monumen ini adalah KRI Pasopati 410. Kapal ini dibuat di Rusia pada tahun 1952 dan termasuk dalam jenis SS tipe Whisky Class.

Pada masa lalu, Kapal Selam KRI Pasopati 410 pernah berjasa dalam pertempuran di Laut Aru melawan Belanda untuk membebaskan Papua Barat.

Di dalam kawasan monumen, setiap pengunjung dapat melihat langsung tiap-tiap bagian dari Kapal Selam. Setelah puas berwisata di dalam kapal, lanjutkanlah perjalanan wisata Anda menuju ke ruang Video Rama untuk menonton film dokumenter kapal selam KRI Pasopati 410 dan perjuangan bangsa Indonesia.

Bagi Anda yang berwisata bersama dengan anak-anak, di dalam kawasan Monumen Kapal Selam terdapat juga wahana permainan air. Hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 8000 anak-anak dapat bermain di dalam kolam renang yang berada di sebelah kapal selam.

Monumen Kapal Selam Surabaya buka setiap hari pada pukul 08.00 s.d. 20.00 pada hari Senin hingga Jumat, dan pukul 08.00 s.d. 21.00 pada hari Sabtu dan Minggu. Harga tiket masuknya sebesar Rp 10.000/orang.

kebun binatang surabaya6. Kebun Binatang Surabaya

Kebun Binatang Surabaya adalah salah satu obyek wisata di Surabaya yang wajib untuk dikunjungi ketika Anda berwisata ke Surabaya.

Terutama pada hari libur, Kebun Binatang Surabaya akan semakin dipadati oleh pengunjung dari luar Kota Surabaya.

Kebun binatang seluas 15 hektar ini, memiliki kurang lebih 4300 hewan yang terdiri dari 300 spesies.

Kebun Binatang Surabaya berada di Jalan Setail Nomor 1, Surabaya. Lokasi kebun telah terlihat pada saat wisatawan melintas di pertemuan antara Jalan Raya Diponegoro dan Jalan Raya Darmo. Harga tiket masuknya sebesar Rp 15.000/orang.

taman bungkul7. Taman Bungkul

Salah satu tempat yang menyenangkan untuk bersantai di Kota Surabaya adalah Taman Bungkul.

Obyek wisata di Surabaya ini akan semakin ramai dikunjungi oleh warga terutama remaja pada saat sore hingga malam hari.

Selain tamannya yang indah dan terasa sejuk di mata, di kawasan wisata ini wisatawan juga dapat menikmati beragam kuliner khas Surabaya.

Lokasi kawasan wisata Taman Bungkul berada tidak jauh dari Kebun Binatang Surabaya yaitu di Jalan Raya Darmo. Tidak ada biaya yang harus dikeluarkan untuk menikmati tempat wisata ini. Wisatawan cukup membawa uang untuk berwisata kuliner dan membayar parkir kendaraan.

masjid ampel8. Kawasan Wisata Sunan Ampel

Berdasarkan sejarah penyebaran ajaran agama Islam di Pulau Jawa, dahulu di Surabaya ada seorang ulama yang mengajarkan agama Islam kepada warga setempat.

Ulama tersebut dikenal dengan nama Raden Rahmat yang kemudian dikenal dengan sebutan Sunan Ampel.

Kawasan Wisata Sunan Ampel berlokasi di Jalan Pertukangan I, Surabaya. Tempat wisata ini hanya berjarak kurang lebih 1,2 km dari Jembatan Merah Plaza.

Selama berada di Kawasan Wisata Sunan Ampel, wisatawan dapat berziarah ke makam Sunan Ampel, sholat di Masjid Ampel, wisata belanja, dan wisata kuliner khas Arab. Terdapat banyak pedagang yang menjual pakaian muslim, perabotan khas Arab, terbangan, parfum non alkohol, kurma, batu mulia, dan sebagainya.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati lezatnya Roti Maryam dan Nasi Kebuli. Obyek wisata di Surabaya ini akan semakin ramai dikunjungi pada saat bulan Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri, dan Idul Adha.

masjid cheng ho surabaya9. Masjid Cheng Hoo Surabaya

Selain di Kota Surabaya, Masjid dengan nama Cheng Hoo juga terdapat di Palembang, Pasuruan, dan Makassar.

Cheng Hoo adalah nama seorang Laksamana beragama Islam yang berasal dari Negeri Cina.

Selama perjalanannya, Cheng Hoo tidak hanya menjalin persahabatan dan berdagang, tetapi juga menyebarkan ajaran agama Islam.

Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya mulai dibangun pada tanggal 10 Maret 2002 dan diresmikan pada tanggal 13 Oktober 2002. Peletakan batu pertama dilakukan pada tanggal 15 Oktober 2001.

Masjid yang didominasi oleh warna merah, kuning dan hijau ini dibangun atas prakarsa dari pengurus Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Jawa Timur, sesepuh, penasihat, serta pengurus PITI, dan masyarakat Tionghoa Surabaya.

Bangunan masjid yang tampak seperti kelenteng ini berada di Jln. Gading, Nomor 2, Kel. Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya. Masjid Cheng Hoo merupakan salah satu obyek wisata di Surabaya yang sering dikunjungi oleh wisatawan.

masjid al akbar10. Masjid Al-Akbar

Selain Masjid Cheng Hoo dan Masjid Ampel, Masjid Al-Akbar juga termasuk obyek wisata religi di Surabaya.

Masjid terbesar kedua di Indonesia ini memiliki bangunan yang terkesan begitu megah dan modern. Terdapat 45 pintu utama yang terbuat dari ukiran kayu jati.

Seni kaligrafi tampak begitu indah dan menghiasi sisi interior dan eksterior dari bangunan masjid. Kubahnya yang berwarna biru merupakan ciri dari masjid yang mempunyai 1 kubah besar, 4 kubah kecil, dan 1 menara.

Masjid Al-Akbar diresmikan oleh Presiden RI K.H. Adurrahman Wahid pada tanggal 10 November 2000. Masjid ini berlokasi di Jalan Masjid Al-Akbar Timur, Nomor 1, Surabaya.

Apabila Anda ingin melihat keindahan masjid dan lingkungan sekitar dari ketinggian, dengan membeli tiket seharga Rp 7500/orang dewasa dan Rp 5000 untuk anak-anak, wisatawan bisa bertamasya ke atas menara masjid setinggi 99 meter dengan menggunakan lift.

Pura Agung Jagat Karana11. Pura Agung Jagat Karana

Pura Agung Jagat Karana berada di Jln. Ikan Lumba – Lumba, Nomor 1, Surabaya. Pura ini merupakan tempat ibadah bagi umat Hindu.

Peresmian pura dilaksanakan pada tanggal 29 November 1969 (pada hari Saraswati) oleh Kepala Staf KODAMAR V yaitu Komodor Laut R. Sahiran.

Bentuk dari bangunan pura pada saat ini merupakan hasil pemugaran terakhir dan diresmikan pada tanggal 26 September 1987. Keindahan bangunan pura membuat obyek wisata di Surabaya ini menjadi tujuan bagi para wisatawan yang sedang berlibur di kota Surabaya.

rumah batik12. Rumah Batik

Rumah Batik adalah salah satu obyek wisata di Surabaya yang banyak dikunjungi oleh wisatawan terutama bagi mereka yang menyukai seni dan budaya batik.

Di tempat wisata ini terdapat lebih dari 2 ribu lembar batik dengan motif dan corak yang berbeda.

Aneka ragam motif pada batik tersebut berasal dari 16 kabupaten seperti Pamekasan, Sampang, Sumenep, Bangkalan, Surabaya, Lamongan, Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Jombang, Tuban, Kediri, Jember, Banyuwangi, dan sebagainya.

Rumah Batik Surabaya berlokasi di Jln. Tambak Dukuh I, Nomor 4, Surabaya. Waktu berkunjung ke tempat wisata ini bisa dilakukan setiap hari pada jam 08.00 s.d. 20.00 WIB untuk hari kerja, sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu Rumah Batik akan dibuka pada jam 08.00 s.d. 19.00 WIB.

museum kesehatan13. Museum Kesehatan

Museum Kesehatan berlokasi di Jln. Indrapura, Nomor 17, Surabaya.

Adapun tujuan dari pembangunan museum ini adalah untuk melestarikan warisan budaya bangsa di bidang kesehatan.

Museum Kesehatan Dr. Adhyatma, MPH diresmikan oleh Menteri Kesehatan Dr. Achmad Sujudi pada tanggal 14 September tahun 2004.

Obyek wisata di Surabaya ini memiliki beberapa ruang pameran diantaranya yaitu Sasana Adhyatma, Sasana Sejarah Instansi, Sasana Kencana, Sasana Kesehatan Reproduksi (Kespro), Sasana Kesehatan Budaya, Sasana Genetika, Sasana Flora dan Fauna, Sasana Sampah, Sasana Medik & Non Medik.

Harga tiket masuk ke dalam museum adalah sebesar Rp 1500/orang. Museum Kesehatan buka setiap hari pada pukul 08.00 s.d. 15.00 WIB di hari Senin hingga Jumat, sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu museum akan dibuka pada jam 09.00 s.d. 14.00 WIB. Museum akan ditutup pada Hari Libur Nasional.

museum W. R. Soepratman14. Museum W. R. Soepratman

Museum W. R. Soepratman adalah salah satu obyek wisata di Surabaya yang wajib Anda kunjungi. Hampir setiap orang pasti mengenal W. R. Soepratman.

Beliau adalah pencipta lagu Indonesia Raya yang lahir pada tanggal 9 Maret 1903 di Jatinegara, Jakarta.

Di dalam museum yang berbentuk rumah dengan ukuran sekitar 5 x 10 meter, wisatawan dapat melihat beberapa koleksi foto W. R. Soepratman bersama dengan keluarga dan sahabat. Pada pojok ruangan terdapat replika biola milik W. R. Soepratman. Rumah ini memiliki 2 kamar tidur dan di halamannya yang sempit terdapat patung W. R. Soepratman sedang bermain biola.

Museum W. R. Soepratman berada di Jln. Mangga 21, Tambaksari, Surabaya. Jalan di depan museum tidak begitu lebar dimana ukurannya adalah sekitar 3 meter.

museum mpu tantular15. Museum Mpu Tantular

Obyek wisata di Surabaya ini telah ada sejak tahun 1933. Pendiri dari museum ini adalah seorang berkebangsaan Jerman yang bernama Von Vober.

Awalnya Museum Mpu Tantular terletak di Jln. Simpang (Jln. Pemuda, Nomor 3 pada saat ini). Pada tanggal 23 Mei 1972, museum ini berganti nama menjadi Museum Jawa Timur.

Tidak sampai 3 tahun, Museum Jawa Timur diresmikan menjadi Museum Negeri pada tanggal 1 November 1974 dengan nama Museum Negeri Jawa Timur Mpu Tantular.

Dengan semakin bertambahnya koleksi museum, maka lokasi museum dipindahkan ke Jln. Taman Mayangkara, Nomor 6 Surabaya. Kemudian pada tanggal 14 Mei tahun 2004, Museum Negeri Jawa Timur Mpu Tantular dipindahkan ke Jln. Raya Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Aneka koleksi yang terdapat di dalam museum antara lain meriam kuno, alat penunjuk waktu, peninggalan zaman purba, peninggalan Hindhu dan Budha, peninggalan kolonial, pameran IPTEK, kesenian, dan sebagainya. Museum Negeri Jawa Timur Mpu Tantular buka setiap hari kecuali hari Senin.

Pada hari Selasa s.d. Kamis museum dibuka pada jam 08.00 s.d. 15.00 WIB, hari Jumat dibuka pada jam 08.00 s.d. 14.00, dan di hari Sabtu – Minggu dibuka pada jam 08.00 s.d. 12.30 WIB.

museum TNI AL Loka Jala Crana16. Museum TNI AL Loka Jala Crana (Planetarium Surabaya)

Museum TNI AL Loka Jala Crana berada di wilayah Morokrembangan, Kec. Krembangan, Surabaya.

Di dalam museum wisatawan dapat menyaksikan aneka koleksi peralatan tempur Angkatan Laut.

Selain itu, juga terdapat koleksi lainnya yaitu planetarium dan astronavigasi.

Museum TNI AL Loka Jala Crana didirikan pada tanggal 19 September 1969 dan disahkan oleh Ibu R. Mulyadi dengan nama Museum Angkatan Laut. Kemudian museum ini berganti nama menjadi Museum TNI AL pada tanggal 10 Juli tahun 1973, dan pada tanggal 6 Oktober 1979 museum ini resmi bernama Museum TNI AL Loka Jala Crana.

Wisata Hutan Mangrove17. Wisata Hutan Mangrove

Obyek wisata di Surabaya ini sangat tepat sebagai tempat untuk bertamasya.

Pesona alamnya sungguh indah dan menawan. Untuk menuju ke lokasi Wisata Hutan Mangrove, wisatawan bisa menggunakan mobil atau motor.

Tempat wisata ini berada di kawasan Wonorejo tidak jauh dari perempatan MERR.

Pada saat Anda tiba di pintu masuk Hutan Mangrove, wisatawan belum bisa melihat keindahan dari Hutan Mangrove. Anda harus berjalan menelusuri jembatan kayu hingga tiba di dermaga.

Dengan mengeluarkan uang sebesar Rp 25.000/orang dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak, wisatawan akan diantarkan ke kawasan Hutan Mangrove dengan menggunakan perahu motor. Perahu ini berkapasitas hingga 20 orang.

Setelah tiba di lokasi, Anda bisa berjalan kaki menikmati keindahan alam hutan bakau di atas jembatan yang terbuat dari anyaman bambu. Pada ujung jembatan terdapat gazebo yang bisa digunakan sebagai tempat untuk bersantai.

pantai kenjeran18. Pantai Kenjeran

Obyek wisata di Surabaya ini terbagi menjadi dua kawasan wisata.

Kawasan tersebut adalah Pantai Kenjeran Baru dan Pantai Kenjeran Lama atau Pantai Ria Kenjeran. Pesona alam yang disajikan oleh kedua tempat wisata ini sedikit berbeda.

Pantai Kenjeran lama menyajikan pesona pantai pasir yang menawan, sedangkan Pantai Ria Kenjeran adalah tempat yang asyik untuk berolahraga dan bertamasya.

Adapun kegiatan yang bisa dilakukan di Pantai Kenjeran Lama antara lain bermain di tepi pantai, berperahu ke Pulau Pasir, memancing, berbelanja souvenir khas Pantai Kenjeran, membeli ikan asin, dan lain-lain. Harga sewa perahu untuk menuju ke Pulau Pasir adalah Rp.10.000/orang.

Sedangkan di Pantai Ria Kenjeran terdapat beberapa fasilitas olahraga seperti lapangan tenis, pacuan kuda, balap motor, dan kolam renang. Harga tiket masuk di kedua tempat wisata ini sebesar Rp 5000/orang. Pantai Kenjeran terletak di Jalan Kenjeran, Surabaya.

surabaya carnival19. Suroboyo Carnival Night Market

Bagi wisatawan yang menginginkan hiburan ceria di Surabaya pada saat malam hari, Anda bisa berkunjung ke Suroboyo Carnival Night Market.

Obyek wisata di Surabaya ini baru dibuka pada tanggal 28 Juli 2014. Jam operasionalnya dimulai dari pukul 16.00 s.d. 24.00 WIB.

Harga tiket masuk ke wahana permainan yang menyenangkan ini adalah sebesar Rp 20.000/orang. Jika Anda ingin mencoba lebih dari 50 wahana yang telah disediakan, maka harus mengeluarkan uang tambahan sebesar Rp 10.000 – 30.000/wahana.

Selain itu, juga tersedia tiket terusan seharga Rp 150.000/orang. Khusus untuk anak-anak, terdapat tiket terusan Kids Kingdom seharga Rp 75.000/anak.

Lokasi Suroboyo Carnival Night Market berdampingan dengan KOREM tepatnya di Jln. Ahmad Yani, Nomor 333, Surabaya. Wahana seluas 8 hektar ini juga dilengkapi dengan area kuliner. Namun, agar wisatawan bisa menikmati kelezatan kuliner khas Jawa, Arab, dan Chinese, Anda harus membeli voucher dengan minimum pengisian saldo adalah sebesar Rp 50.000.

Ciputra Waterpark20. Ciputra Waterpark

Kota Surabaya yang berada di wilayah pesisir pastinya terasa panas. Oleh karena itu, bagi wisatawan yang ingin menyegarkan tubuh bisa berkunjung ke Ciputra Waterpark.

Wahana wisata air di Surabaya ini telah menyediakan beberapa wahana permainan yang menyenangkan. Selain berenang dan mencoba beberapa sliding, Ciputra Waterpark juga memiliki fasilitas outbound seperti trampoline dan flying fox.

Wahana yang memiliki luas hingga 5 hektar ini libur pada hari Senin. Jam operasional Ciputra Waterpark dimulai dari pukul 13.00 s.d. 19.00 pada hari Selasa – Jumat, dan pukul 10.00 s.d. 19.00 pada hari Sabtu dan Minggu.

Harga tiket masuk ke obyek wisata di Surabaya ini adalah sebesar Rp 105.000 pada hari Selasa – Jumat, dan Rp 130.000 pada hari Sabtu dan Minggu.

Itulah beberapa tempat wisata di Surabaya. Baca juga artikel berikut ini mengenai aneka wisata di Situbondo, salah satu kota di Jawa Timur yang terkenal dengan hasil buminya seperti tebu, tembakau, dan buah mangga.

Please Share :

Related Post


7 Obyek Wisata Di Situbondo Yang Patut Dikunjungi – Wisata Situbondo
7 Obyek Wisata Di Situbondo Yang Patut Dikunjungi – Wisata Situbondo

Situbondo – salah satu kota di Jawa Timur yang terkenal…

6 Obyek Wisata Di Bojonegoro Yang Patut Dikunjungi – Wisata Bojonegoro
6 Obyek Wisata Di Bojonegoro Yang Patut Dikunjungi – Wisata Bojonegoro

Hingga saat ini, Kabupaten Bojonegoro terkenal sebagai salah satu daerah…

3 Wisata Goa di Yogyakarta
3 Wisata Goa di Yogyakarta

Bagi wisatawan yang sedang berlibur bersama dengan keluarga ke Yogyakarta,…

4 Candi di Yogyakarta Selain Candi Prambanan
4 Candi di Yogyakarta Selain Candi Prambanan

Yogyakarta tidak hanya memiliki sebuah candi yang telah terkenal hingga…



5 thoughts on “20 Obyek Wisata Di Surabaya yang Patut Dikunjungi

  1. Nurul / says :

    Info wisatanya bagus. bisa dijadikan referensi jalan-jalan ^_^ ijin sharing info juga nih min, ada juga loh cafe asik buat ngopi di Surabaya di sini

  2. Nice sharing Gan, coba tempat wisata baru SURABAYA NORTH QUAY

    • Asti / says :

      Terima kasih gan 🙂



Add Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *